(+62)81 944 80 5000 | Rahasia Presentasi Company Profile



Halaman ini berisi tips agar presentasi Anda dari yang awalnya sekedar 'baik' menjadi 'hebat'. Dengan mengumpulkan nasihat dari berbagai macam orang, tujuannya adalah untuk menjangkau keseluruhan area.
Entah Anda seorang presenter berpengalaman, atau baru memulai, di sini terkumpul berbagai tips untuk membantu Anda memperbaiki diri.

1. Tunjukkan Passion Anda dan Terhubung dengan Audiens Anda.


Sulit untuk santai dan menjadi diri sendiri saat sedang gugup.
Tapi berkali-kali, presenter hebat mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah berhubungan dengan audiens Anda, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah membiarkan hasrat Anda untuk menyebarkan topik.

Jujurlah dengan audiens tentang apa yang penting bagi Anda dan mengapa itu penting.
Jadilah antusias dan jujur, dan penonton akan merespon.

2. Fokus pada Kebutuhan Audiens Anda

Presentasi Anda perlu dibangun di sekitar audiens Anda.
Sewaktu Anda menyiapkan presentasi, Anda selalu perlu mengingat apa yang dibutuhkan dan ingin diketahui audiens, bukan apa yang dapat Anda katakan kepada mereka.
Saat Anda memberikan presentasi, Anda juga perlu tetap fokus pada respons audiens Anda, dan bereaksi terhadapnya.

Anda perlu memudahkan audiens untuk memahami dan merespons.

3. Keep it Simple: Konsentrasikan pada Pesan Inti Anda

Saat merencanakan presentasi, Anda harus selalu mengingat pertanyaannya:
Apa pesan utama (atau tiga poin utama) yang harus diambil oleh pendengar saya?
Anda harus bisa mengkomunikasikan pesan kunci itu dengan sangat singkat.

Beberapa ahli merekomendasikan ringkasan lift 30 detik ', yang lain bahwa Anda dapat menuliskannya di belakang kartu nama, atau mengatakannya tidak lebih dari 15 kata.

Apapun aturan yang Anda pilih, yang penting adalah menjaga agar pesan inti Anda tetap fokus dan singkat.

Dan jika apa yang ingin Anda katakan tidak berkontribusi pada pesan inti itu, jangan katakan itu.

4. Senyum dan Lakukan Kontak Mata dengan Pemirsa Anda

Ini terdengar sangat mudah, namun sejumlah besar presenter gagal melakukannya.
Jika Anda tersenyum dan melakukan kontak mata, Anda membangun hubungan baik, yang membantu audiens terhubung dengan Anda dan subjek Anda. Ini juga membantu Anda untuk merasa kurang gugup, karena Anda berbicara dengan individu, bukan kepada banyak orang tak dikenal.

Untuk membantu Anda dengan ini, pastikan Anda tidak mematikan semua lampu sehingga hanya layar slide yang terlihat. Penonton Anda perlu melihat Anda dan juga slide Anda.

5. Mulai dengan kuat

Awal presentasi sangat penting. Anda perlu menarik perhatian audiens Anda dan menahannya.
Mereka akan memberi Anda sedikit waktu untuk menghibur mereka, sebelum mereka mulai mematikan jika Anda membosankan. Jadi jangan sia-siakan saat menjelaskan siapa dirimu. Mulailah dengan menghibur mereka.

Cobalah sebuah cerita (lihat tip 7 di bawah), atau gambar yang menarik perhatian (tapi berguna) pada slide.

6. Ingat Aturan 10-20-30 untuk Slideshows

Ini adalah tip dari Guy Kawasaki dari Apple. Dia menyarankan agar tayangan slide seharusnya:
Berisi tidak lebih dari 10 slide;
Terakhir tidak lebih dari 20 menit; dan
Gunakan ukuran font tidak kurang dari 30 titik.

Yang terakhir ini sangat penting karena Anda berhenti mencoba memasukkan terlalu banyak informasi pada satu slide. Pendekatan keseluruhan ini menghindari 'Death by PowerPoint' yang ditakuti.

Sebagai aturan umum, slide harus menjadi tontonan bagimu, presenter. Sebuah set slide yang bagus seharusnya tidak ada gunanya tanpa presenter, dan isinya pasti mengandung lebih sedikit informasi daripada yang diungkapkan secara sederhana.

7. Berikan Cerita

Manusia diprogram untuk menanggapi cerita.
Cerita membantu kita untuk memperhatikan, dan juga mengingat hal-hal. Jika Anda dapat menggunakan cerita dalam presentasi Anda, audiens Anda lebih cenderung terlibat dan mengingat poin Anda sesudahnya. Sebaiknya Anda memulai dengan sebuah cerita, tapi ada juga poin yang lebih luas: Anda memerlukan presentasi Anda untuk bertindak seperti sebuah cerita.

Pikirkan cerita apa yang ingin Anda ceritakan kepada audiens Anda, dan buatlah presentasi Anda untuk menceritakannya.

8. Gunakan Suara Anda secara Efektif

Kata yang diucapkan sebenarnya adalah sarana komunikasi yang sangat tidak efisien, karena hanya menggunakan satu dari lima indera pengaruhnya. Itulah sebabnya presenter cenderung menggunakan alat bantu visual juga. Tapi Anda bisa membantu membuat kata yang diucapkan lebih baik dengan menggunakan suara Anda secara efektif.

Memvariasikan kecepatan bicara Anda, dan menekankan perubahan dalam nada dan nada, semua membantu membuat suaramu lebih menarik dan menarik perhatian audiens Anda.

9. Gunakan Tubuh Anda juga

Diperkirakan lebih dari tiga perempat komunikasi bersifat non-verbal.
Itu berarti bahwa juga nada suara Anda, bahasa tubuh Anda sangat penting untuk menyampaikan pesan Anda. Pastikan bahwa Anda memberi pesan yang benar: bahasa tubuh yang harus dihindari mencakup lengan yang dilipat, tangan dipegang di belakang punggung atau di saku Anda, dan mondar-mandir di atas panggung.

Buat gerak tubuh Anda terbuka dan percaya diri, dan bergeraklah secara alami di sekitar panggung, dan di antara penonton juga, jika memungkinkan.

10. Tenang, Bernapas dan Nikmati

Jika Anda merasa sulit, sulit untuk tenang dan santai melakukannya.
Salah satu pilihannya adalah memulainya dengan berkonsentrasi pada pernapasan Anda. Lambat ke bawah, dan pastikan Anda bernafas sepenuhnya. Pastikan Anda terus berhenti sejenak untuk bernafas sesekali selama presentasi Anda juga.

Jika Anda bisa membawa diri Anda untuk bersantai, Anda pasti akan hadir dengan lebih baik. Jika Anda benar-benar bisa mulai menikmati diri sendiri, audiens Anda akan meresponsnya, dan terlibat lebih baik. Presentasi Anda akan meningkat secara eksponensial, dan juga kepercayaan diri Anda. Ini patut dicoba.



No comments:

Post a Comment