(+62)81 944 80 5000 | Jadi Profesional saat Presentasi Company Profile



Presentasi identik dengan yang namanya power point, meski masih banyak alat lain sebagai sarana presentasi, tetapi power point adalah aplikasi yang paling laris digunakan. Dengan bantuan sarana ini semakin mudah untuk menampilkan presentasi yang baik.

Sementara itu, presentasi yang buruk bisa mencapai hal yang sebaliknya. Slide yang dirancang buruk dengan dinding teks atau grafis buram besar bisa mengalihkan perhatian atau mengganggu audiens Anda.  

Berikut adalah panduan kecil yang akan membantu Anda membuat presentasi dengan tampilan profesional dan konten yang ringkas, menghindari kesalahan yang paling umum.

Desain


Hal pertama yang memberi sentuhan profesional pada presentasi adalah disain. Ini adalah hal pertama yang akan dilihat audiens Anda dan ini bisa meninggalkan kesan abadi, lebih baik atau lebih buruk.

1. Siapkan Slide dengan Hati-Hati

Jangan copy & paste slide dari sumber yang berbeda-beda. Anda tidak ingin presentasi Anda terlihat seperti karpet lap. Apa yang Anda inginkan adalah tampilan yang konsisten. Ini akan membantu audiens Anda fokus pada hal yang esensial; ucapan Anda dan fakta penting yang Anda tampilkan pada slide Anda.

Untuk itu, gunakan template dasar atau buat sendiri. PowerPoint hadir dengan pilihan template presentasi, namun Anda juga bisa menemukan yang gratis secara online. Anda juga bisa pakai jasa desain slide presentasi agar Anda memiliki slide yang profesional.

Pilihlah font yang mudah dibaca. Sulit untuk mendapatkan hak ini. Kecuali Anda seorang desainer, tetap berpegang pada satu wajah font dan batasi diri Anda untuk bermain dengan warna dan ukuran font yang aman.

Pilih ukuran font untuk header dan teks dengan hati-hati. Di satu sisi, Anda tidak ingin membuat dinding teks dan kehilangan perhatian audiens Anda. Di sisi lain, Anda ingin audiens Anda bisa membaca teks yang Anda anggap penting. Jadi buatlah font anda cukup besar.

Berilah ruang. Beberapa elemen harus menonjol. Jadi, cobalah untuk tidak menguburnya di latar belakang, tapi beri mereka ruang yang mereka butuhkan. Ini bisa berupa satu kutipan atau satu gambar per halaman tanpa header sederhana dan latar belakang.

2. Gunakan Konsistensi

Konsisten menggunakan font wajah dan ukuran pada semua slide. Yang ini kembali menggunakan template. Jika Anda memilih template profesional, desainer akan memperhatikan aspek ini.

Cocokkan warna. Disinilah banyak presentasi yang gagal. Anda mungkin telah memilih template yang funky dan menempel pada profil warna perancang, maka Anda merusak semuanya dengan grafik Excel yang jelek.

Luangkan waktu untuk mencocokkan visual Anda dengan desain presentasi Anda.

 
Warna


Pilihan warna yang buruk bisa merusak presentasi.

 3. Gunakan Kontras

Teks hitam di latar belakang putih akan selalu menjadi pilihan terbaik, tapi juga yang paling membosankan. Anda diizinkan untuk menggunakan warna! Tapi gunakan mereka secara bertanggung jawab.

Jaga agar tetap mudah di mata dan selalu ingat kontras yang baik. Jika Anda tertantang dengan warna, gunakan salah satu dari banyak alat online untuk memilih palet warna yang bagus. Atau gunakan saja template.

4. Terapkan Brilliance

Hati-hati gunakan warna untuk menyoroti pesan Anda! Warna adalah temanmu Mereka bisa membuat angka menonjol.

Jangan melemahkan efek warna dengan menggunakan terlalu banyak warna dalam banyak kasus. Efek khusus hanya bekerja, namun, jika jarang digunakan. Cobalah untuk membatasi warna pop ke satu per slide.

Buat pilihan yang brilian: cocokkan warna untuk disain dan kontras yang bagus untuk menyoroti pesan Anda. Gunakan palet warna profesional, untuk menemukan warna mana yang paling sesuai dengan slide Anda.

Teks


5. KISS

Keep It Straight and Simple. Itu berarti…

Kata kunci hanya pada slide Anda.
Sama sekali tidak penuh kalimat!
Dan jangan pernah membaca slide Anda, bicaralah dengan bebas.
Ingat bahwa slide Anda hanya ada untuk mendukung, bukan untuk mengganti pembicaraan Anda! Anda ingin menceritakan sebuah cerita, menggambarkan data Anda atau menjelaskan keadaan, dan hanya memberikan kunci melalui slide Anda. Jika Anda membaca slide Anda dan jika Anda melakukannya dengan buruk, penonton akan merasa malu untuk Anda. Lebih buruk lagi, mereka akan berhenti mendengarkan.

6. Ambil Pesan Inti

Selalu rangkum poin kunci Anda dalam Take Home Message. Tanyakan pada diri Anda, apakah audiens Anda harus belajar atau mengingat satu hal dari presentasi Anda.

Take Home Message adalah pesan utama Anda, ringkasan data atau cerita Anda. Jika Anda memberikan presentasi selama satu jam, Anda mungkin benar-benar memiliki beberapa Take Home Messages. Tidak apa-apa. Pastikan bahwa apa yang Anda anggap penting, benar-benar penting bagi audiens Anda.

Jadikan Take Home Message anda berkesan. Anda bertanggung jawab agar audiens Anda membawa pulang sesuatu yang berharga. Bantu mereka "mendapatkannya" dengan membuat Take Home Message Anda menonjol, entah secara visual atau melalui bagaimana Anda membingkainya secara verbal.

Gambar


Gambar adalah elemen kunci dari setiap presentasi. Penonton Anda memiliki telinga dan mata, mereka ingin melihat apa yang Anda bicarakan, dan isyarat visual yang baik akan membantu mereka memahami pesan Anda dengan lebih baik.

7. Tambahkan gambar

Miliki lebih banyak gambar dalam slide Anda daripada teks. Visual adalah teman Anda. Mereka dapat menggambarkan poin Anda dan mendukung pesan Anda.

Tapi jangan gunakan gambar untuk dihias! Itu adalah penggunaan visual yang buruk karena ini hanya gangguan.

Gambar dapat memperkuat atau melengkapi pesan Anda. Jadi gunakan gambar untuk memvisualisasikan atau menjelaskan cerita Anda.

Sebuah gambar bernilai seribu kata. Dengan kata lain, jika Anda tidak punya waktu seribu kata, gunakan gambarnya!

Animasi & media


Dalam animasi, ada garis tipis antara komik dan kesan profesional. Tapi animasi bisa menjadi alat yang ampuh untuk memvisualisasikan dan menjelaskan hal-hal rumit. Animasi yang bagus tidak hanya bisa meningkatkan pemahaman, tapi juga membuat pesan menempel dengan audiens Anda.

 Target & Konten


Target Anda, yaitu audiens Anda, mendefinisikan konten presentasi Anda. Misalnya, Anda tidak bisa mengajar anak-anak sekolah tentang masalah ekonomi yang rumit, namun Anda mungkin bisa menjelaskan kepada mereka tentang apa itu ekonomi dan mengapa hal itu penting.

8. Pertahankan Audiens Anda Dalam Pikiran

Saat Anda menyusun presentasi Anda, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini:

Apa yang audiens saya ketahui?
Apa yang harus kukatakan pada mereka?
Apa yang mereka harapkan?
Apa yang menarik bagi mereka?
Apa yang bisa saya ajarkan?
Apa yang akan membuat mereka tetap fokus?
Jawablah pertanyaan ini dan rebuslah slide Anda sampai ke hal yang sangat penting. Dalam pembicaraan Anda, gambarkan hal-hal penting dengan penuh warna dan gunakan senjata Anda, yaitu teks, gambar, dan animasi dengan bijak.

9. Berlatihlah

Berbicara dengan baik dan antusias akan membantu meyakinkan audiens Anda dan tetap memperhatikan Anda. Berikut adalah beberapa poin penting yang menentukan sebuah pembicaraan yang baik:

Kenali slide Anda dengan baik.
Berbicara dengan bebas.
Bicara dengan percaya diri - keras dan jelas.
Jangan bicara terlalu cepat.
Jaga kontak mata dengan audiens Anda.




No comments:

Post a Comment